Mall CantikKu

Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 September 2012

Ketika Harus Memilih : Keluarga atau Kerja?


Bayangkan hidup ini seperti pemain acrobat dengan 5 bola di udara, yaitu 1. Pekerjaan, 
2. Keluarga, 
3. Kesehatan, 
4. Sahabat, dan 
5. Semangat. 
Anda harus menjaga semua bola itu tetap di udara, jangan sampai ada yang jatuh.

Suatu saat, ketika situasi mengharuskan Anda untuk melepas salah satu bola, maka lepaskanlah Pekerjaan, karena Pekerjaan adalah Bola Karet. Jika Anda jatuhkan, suatu saat ia akan melambung kembali. Sedangkan 4 bola lain (Keluarga, Kesehatan, Sahabat dan Semangat), adalah Bola Kaca. Jika dijatuhkan akibatnya bisa fatal, mereka akan pecah berantakan. Kenyataannya, kita terlalu menjaga Pekerjaan, dan mengabaikan 4 lainnya. Padahal kalau kita kehilangan uang, masih bisa kita cari. Tapi jika keluarga yang hilang, kemana kita akan mencari atau membelinya? Begitu juga dengan sahabat dan kesehatan.

Banyak ibu rumah tangga mengalami dilema tersebut. Mereka bertanya-tanya bagaimana menjaga keseimbangan antara keluarga dan kerja. Fakta yang tidak bisa dipungkiri adalah, yang penting dan harus diprioritaskan adalah keluarga. Tetapi mengapa tidak semua orang bisa melakukannya? Hal itu disebabkan oleh beberapa factor, seperti kejar setoran, mumpung masih muda (keluarga bisa menunggu, karir tidak bisa menunggu), ambisi pribadi, tidak merasa bahwa keluarga itu penting. Padahal kalau mereka tahu, ongkos dari ketidakseimbangan sangat besar, yaitu keretakan keluarga, anak-anak yang bermasalah, personal dilema, dan stress. 

Jika Anda mengalami dilema antara keluarga dan kerja, yang perlu dilakukan adalah menciptakan keseimbangan diantara keduanya. Tapi ingat, keseimbangan bukan soal kuantitas, tapi kualitas. Ada 6 tips yang bisa dilakukan:
1.Buatlah jadual “down time” dan catat.
2.Potong waktu yang tidak produktif
3.Kategorikan dan delegasikan
4.Asah gergaji
5.Hindari kebocoran emosi. Tidak mencampuradukkan urusan keluarga dengan pekerjaan.
6.Gunakan cara kreatif. Misalnya membuat buku komunikasi keluarga

Tidak ada sukses dalam karir yang dapat mengejar sebuah kegagalan dalam keluarga. Tapi kesuksesan dalam keluarga dapat mengobati kegagalan dalam karir.

(Anthony Dio Martin/www.radiosmartfm.com : Smart Emotion)

Sabtu, 07 Juli 2012

Coba Engkau Bayangkan....

Bayangkanlah.. Bila seseorang yang selama ini sudah sangat baik..begitu peduli padamu meski kau menyakitinya tiba2 tak lagi bisa kau dengar suaranya..lihat torehan2nya yang senantiasa hadir..Dia pergi bukan karena amarah,tapi karena Tuhan yang menariknya kembali kepadaNya..

Bayangkanlah.. Bila seseorang yang begitu tulus menyayangimu..yang selalu punya waktu menjadi angin,dindingmu..begitu menghormati menghargai hatimu meski demi hal itu tak jarang dia membunuh hatinya sendiri..bukan karena ingin disebut malaikat hanya ingin berusaha menjadi pendengar yang baik..menepati janji meski hatinya menangis..Pernahkah kau merasa marah..tak terima ketika orang2 menyakitinya dengan tuturan sikap yang begitu membuatnya terhina..

Bayangkanlah.. Bayangkanlah.. Bila kemarin dia masih setia sabar bersamamu..hari ini ataupun esok lusa tak lagi hadir lagi karena dirinya tlah lelah hingga ruhnya tak mampu bersama raganya lagi..

Bayangkanlah jika itu terjadi padamu.. Sadarilah jika engkau sendiri punya hati yang ingin dihargai,dilindungi begitupun dengan dia..  

Sabtu, 23 Juli 2011

Cinta Tidak Akan Pernah Kembali

Pada suatu hari Aristoteles bertanya pada gurunya :

"Ap
akah cinta sejati itu?"

Guru:
B
erjalanlah lurus di taman bunga yang luas,
petiklah 1 bunga y
ang terindah menurutmu,
Dan jangan p
ernah berbalik ke belakang !


Kemudian aristotles melaksanakannya dan
k
embali dengan tangan hampa..

Guru:
mana bunganya?

Aristotles m
enjawab: Aku tidak bsa mendapatkannya,
s
ebenarnya aku telah menemukannya,
t
api aku berfikir, di depan ada yang LEBIH bagus lagi..

k
etika aku telah sampai di ujung taman,
Aku b
aru sadar bahwa yang aku temui pertama tadi itulah yg terbaik,
t
api aku tidak bisa kembali lagi kebelakang...


Guru:
seperti itulah cinta sejati,
sem
akin kau mencari yang terbaik,
maka kau tak akan pernah menemukannya.. :)
JANGN PERNAH SIA2kan cinta y
ang pernah tumbuh diHatimu..karena waktu "TIDAK AKAN PERNAH KEMBALI.." !!!

Minggu, 03 Juli 2011

Cinta : Hanya Sekeping Hati

Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita ? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta 

Minggu, 26 Juni 2011

Jangan Biarkan Cinta berlalu

Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya. Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.